Babak Anvari: Sutradara Horor yang Menyisipkan Isu Sosial dalam Karyanya
Babak Anvari adalah salah satu nama yang mungkin belum terlalu dikenal oleh banyak orang, meskipun karyanya memiliki dampak besar di dunia perfilman horor dan thriller. Dengan latar belakang Inggris dan Iran, ia berhasil menyatukan isu sosial dengan elemen horor yang memikat. Film pertamanya, Under the Shadow, membuatnya mendapatkan perhatian internasional dan menjadi salah satu film horor yang paling menonjol.
Berikut ini adalah lima rekomendasi film dan serial horor serta thriller karya Babak Anvari yang layak ditonton:
-
Under the Shadow (2016)

Film pertama Babak Anvari ini menggabungkan atmosfer horor dengan isu sosial yang kuat. Berlatar Teheran pada tahun 1980-an, saat Perang Iran-Irak sedang berlangsung, film ini mengikuti kisah Shideh dan putrinya, Dorsa, yang terjebak di apartemen mereka setelah rudal menghantam gedung. Keberadaan makhluk gaib bernama Djinn tidak hanya sebagai alat untuk menakut-nakuti penonton, tetapi juga menjadi simbol dari ketakutan, trauma perang, dan tekanan patriarki. Under the Shadow mendapat sambutan positif dari kritikus dan meraih penghargaan BAFTA. -
Wounds (2019)

Setelah Under the Shadow, Babak Anvari melanjutkan kariernya dengan film horor psikologis berjudul Wounds. Ini adalah debutnya dalam film berbahasa Inggris dengan bintang Hollywood. Ceritanya mengikuti Will, seorang bartender yang hidupnya berantakan setelah menemukan sebuah ponsel tertinggal. Penasaran dengan isi ponsel tersebut, Will justru membuka pintu bagi kehadiran gelap yang tidak bisa ia kendalikan. Wounds menawarkan atmosfer mencekam yang membuat penonton merasa tidak nyaman sepanjang durasi. -
Monsterland (2020)

Anvari juga memperluas kariernya ke ranah televisi dengan serial antologi horor Monsterland di Hulu. Ia menahkodai episode pemungkas berjudul “Newark, NJ”, yang menjadi salah satu episode paling emosional. Serial ini fokus pada individu-individu di berbagai kota Amerika yang hidupnya berada di titik terendah sebelum bertemu dengan entitas supranatural. Dalam episode yang disutradarai Anvari, fenomena aneh seperti jatuhnya "malaikat" dari langit mengubah hidup pasangan suami istri yang kehilangan anak mereka secara misterius. -
I Came By (2022)

Dari horor, Babak Anvari beralih ke ranah thriller kriminal dengan I Came By. Film ini mengikuti Toby Nealey, seniman grafiti yang melakukan aksi protes terhadap ketimpangan kelas. Namun, aksinya berubah menjadi mimpi buruk saat ia membobol rumah seorang pensiunan hakim yang ternyata menyimpan rahasia mengerikan. Salah satu daya tarik utama film ini adalah kemampuan Anvari dalam membolak-balikkan ekspektasi penonton, termasuk performa Hugh Bonneville yang sangat dingin dan manipulatif. -
Hallow Road (2025)

Film terbaru Babak Anvari, Hallow Road, adalah thriller psikologis yang sukses mencuri perhatian. Film ini mengikuti Maddie dan Frank, pasangan suami istri yang menerima telepon panik dari putri remaja mereka, Alice, pada dini hari. Meski mayoritas adegan hanya berlokasi di dalam mobil dan mengandalkan dialog telepon, Hallow Road tetap menegangkan berkat atmosfer klaustrofobik dan percakapan intens yang dibawakan dengan baik.
Deretan karya Babak Anvari menunjukkan bahwa horor berkualitas tidak selalu bergantung pada penampakan setan, tetapi juga pada atmosfer mencekam yang menghantui pikiran hingga akhir film. Jadi, siap uji nyali dengan judul yang mana dulu?