Ringkasan Berita:
- Rizki Juniansyah menciptakan rekor dunia dalam ajang SEA Games 2025 di kelas 79 kg dengan angkatan Clean & Jerk seberat 205 kg dan total angkatan mencapai 365 kg.
- Promosi istimewa: dari Letnan Dua langsung menjadi Kapten TNI Angkatan Laut sebagai apresiasi terhadap prestasinya.
- Pencapaian internasional yang konsisten: sebelumnya memperoleh medali emas Olimpiade Paris 2024, kini lagi-lagi membawa nama Indonesia harum di SEA Games.
Erfa NewsTokoh Rizki Juniansyah kembali menjadi sorotan masyarakat Indonesia setelah meraih prestasi yang luar biasa dalam kompetisi SEA Games 2025.
Atlet angkat berat muda ini berhasil mencetak rekor dunia dalam cabang olahraga angkat besi kelas 79 kilogram putra.
Bukan hanya membanggakan nama bangsa di tingkat global, prestasinya juga mendatangkan penghargaan yang luar biasa dari lembaga militer tempat ia bekerja.
Rizki, yang secara resmi memasuki TNI Angkatan Laut (AL) pada 27 November 2025, awalnya memiliki pangkat Letnan Dua (Letda).
Namun, berkat prestasi luar biasa yang dicapainya, ia segera mendapatkan promosi dua tingkat menjadi Kapten pada Januari 2026.
Kepala Angkatan Bersenjata Nasional Jenderal Agus Subiyanto menekankan bahwa kebijakan pemberian kenaikan pangkat luar biasa merupakan bentuk apresiasi terhadap anggota militer yang memiliki prestasi.
Kebijakan saya, sebagai Panglima TNI, akan memberikan penghargaan dan sanksi kepada seluruh anggota militer.
Kemarin, pada tahun baru, saya memberikan KPLB kepada prajurit berprestasi yang bertugas di wilayah Papua," katanya dilansir dari Kompas.com.
Rasa bangga terhadap Rizki tidak hanya berasal dari jajaran TNI, tetapi juga dari Presiden RI Prabowo Subianto.
Presiden menganggap prestasi Rizki sebagai bukti jelas bahwa Indonesia memiliki atlet berkualitas internasional.
Selain itu, Rizki sebelumnya telah menciptakan sejarah dengan memperoleh medali emas dalam Olimpiade Paris 2024.
Rekor Dunia pada Pekan Olahraga Asia Tenggara 2025
Di ajang SEA Games 2025 yang diselenggarakan di Thailand, Rizki Juniansyah tampil dengan sangat mengesankan.
Ia mencatatkan angkatan clean and jerk seberat 205 kilogram, mengungguli rekor dunia sebelumnya yang ia pegang sendiri dengan 204 kilogram.
Tidak berhenti sampai di situ, Rizki mencatatkan total angkatan seberat 365 kilogram, mengalahkan rekor dunia 362 kilogram yang sebelumnya dipegang oleh lifter Mesir, Abdelrahman Younes.
Capaian ini semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu atlet angkat besi terunggul di kelasnya.
Profil dan Latar Belakang
Rizki Juniansyah lahir pada tanggal 17 Juni 2003 di kota Serang, Banten.
Ia adalah anak dari pasangan Yasin dan Yeni Rohaeni, yang keduanya pernah menjadi atlet angkat besi.
Lingkungan keluarga yang penuh dengan aktivitas olahraga membuat Rizki terbiasa berlatih sejak kecil.
Dukungan dari orang tua yang memahami dunia angkat besi menjadi dasar yang kokoh bagi karier dia.
Sekarang, pada usia 22 tahun, Rizki tidak hanya dikenal sebagai atlet nasional, tetapi juga sebagai anggota TNI AL.
Pada awal keikutsertaannya, ia memiliki pangkat Letnan Dua.
Sersan Dua (Sersda) adalah pangkat perwira pertama yang paling rendah dalam struktur Tentara Nasional Indonesia (TNI), termasuk TNI Angkatan Laut (AL).
Jabatan ini setara dengan Letnan Dua dalam militer negara lain, dan diberikan kepada lulusan Sekolah Militer setelah menyelesaikan pendidikan dasar.
Di Angkatan Laut, Letda biasanya menjabat sebagai kepala bagian di kapal atau komandan satuan di Korps Marinir, yang bertanggung jawab terhadap operasi taktis kecil.
Mereka memimpin satuan dasar, merancang misi yang terbatas, dan memberikan laporan kepada perwira tingkat atas seperti Letnan Pertama atau Kapten.
Letda berada di bawah Letnan Satu (Lettu) dan lebih tinggi dari Bintara seperti Sersan Mayor, termasuk dalam kategori Perwira Pertama (Pama).
Namun, pangkat Letda itu tidak lama dipegang oleh Rizki Juniansyah.
Pada bulan Januari 2026, ia mendapatkan promosi dua tingkat menjadi Kapten.
Pangkat Kapten adalah perwira pertama tertinggi dalam struktur Tentara Nasional Indonesia (TNI), berada di atas Letnan Satu (Lettu) dan di bawah Mayor.
Di Angkatan Laut TNI, pangkat ini disebut Kapten Laut dan setara dengan pangkat Captain dalam militer internasional.
Kapten umumnya memimpin regu atau divisi kapal, bertanggung jawab atas operasi taktis menengah seperti patroli laut atau komando pasukan marinir.
Mereka menyusun rencana, mengawasi bawahan, serta memberikan laporan kepada perwira menengah.
Kapten berada di puncak jabatan Perwira Pertama (Pama), disusul oleh Perwira Menengah seperti Mayor Laut.
Karier Olahraga
Pengembangan karier Rizki di bidang olahraga dimulai dari kompetisi nasional untuk atlet muda sebelum akhirnya mencapai tingkat internasional.
Ia tampil dalam Asian Junior Championship dan Junior World Championship, kemudian meraih prestasi yang luar biasa di IWF World Cup di Phuket, Thailand.
Dari kompetisi tersebut, ia berhasil melaju ke Olimpiade Paris 2024 setelah mencatat total angkatan sebesar 365 kilogram yang mengalahkan rekor dunia kelas 73 kg.
Pada 8 Agustus 2024, Rizki menciptakan sejarah dengan memperoleh medali emas pertama untuk cabang angkat besi Indonesia.
Ia melakukan clean and jerk dengan berat 199 kg (rekor Olimpiade), yang juga menjadi rekor Olimpiade.
Prestasi ini membuatnya menjadi atlet termuda Indonesia yang memperoleh medali emas Olimpiade pada usia 21 tahun 52 hari, menggantikan rekor sebelumnya yang dipegang legenda bulu tangkis Susi Susanti.
Setahun berikutnya, dalam ajang SEA Games 2025, Rizki kembali menunjukkan ketekunan dan kekuatannya dengan memecahkan dua rekor dunia sekaligus yaitu Clean and Jerk seberat 205 kg serta Total 365 kg di kelas 79 kg, sehingga meraih medali emas.
Pencapaian ini semakin memperkuat reputasinya sebagai atlet angkat besi muda yang patut diperhitungkan di kancah internasional.
Biodata Rizki Juniansyah
Nama Asli : Rizki Juniansyah
Tanggal kelahiran / Usia : 17 Juni 2003 (21)
Tempat lahir : Kota Serang, Banten
Kewarganegaraan : Indonesia
Cabor : Angkat Besi
Kelas Berat: 73 kg.
Daftar prestasi Rizki Juniansyah
Senior
Pecahkan rekor cabang angkat besi kelas 79 kilogram putra SEA Games 2025
Emas Olimpiade Paris 2024
Medali emas Kejuaraan Dunia IWF 2024
Medali perak Kejuaraan Asia Tashkent 2024
Emas SEA Games 2023 Kamboja
Medali perak Kejuaraan Dunia Bogota 2023
Medali perak Pekan Olahraga Asia Tenggara 2021 Vietnam
Emas Islamic Solidarity Games 2021
Emas PON Papua 2021
Junior
Emas Kejuaraan Dunia Junior Heraklion 2022
Emas Piala Asia Junior 2022 Tashkent
Emas Kejuaraan Dunia Junior Tashkent 2021
Kejuaraan Asia Remaja Pyongyang 2019
Artikel ini sudah tayang di Tribun-Medan.com
Berita lainnya di Erfa News dan Google News